LightReader

Chapter 3 - Bab 3: Kehidupan Baru di Kegelapan

Bab 3: Kehidupan Baru di Kegelapan

Hae-Rin jatuh di dasar jurang, tubuhnya remuk dan jiwa hampir putus asa.

Cahaya lembut dari simbol kuno menyelubungi tubuhnya, menenangkan rasa sakit yang menusuk tulangnya.

Dia membuka mata.

Di hadapannya, ruang luas gelap tanpa batas terbentang, namun udara di sana terasa hidup.

"Siapa…?" gumam Hae-Rin.

Suara muncul di pikirannya, tenang dan dalam:

"Selamat datang… Murim telah menyingkirkanmu, tapi aku tidak."

Hae-Rin menelan ludah, matanya menatap kerangka berjubah hitam yang duduk di tengah ruangan.

"Tempat ini… apa ini?" tanyanya.

"Ini adalah tempat di mana yang lemah diubah menjadi kuat," suara itu menjawab.

"Jika kau ingin bertahan, kau harus menerima jalur baru."

Hae-Rin menggigit giginya.

Darahnya masih menetes, tubuhnya sakit, tapi hatinya menolak menyerah.

Dia berdiri perlahan, mengikuti cahaya dari simbol di dinding yang menuntunnya lebih dalam ke gua.

Setiap langkahnya menggetarkan jalur qi-nya, membangkitkan kekuatan yang bahkan ia tidak tahu ada di dalam dirinya.

Kerangka itu menatapnya dengan mata kosong, namun aura kekuatannya membuat Hae-Rin gemetar.

"Jadilah…" suara itu berbisik di dalam pikirannya, "pembawa kehancuran bagi yang benar, lahir dari kegelapan."

Hae-Rin menelan rasa sakitnya.

Sekali lagi, dia menolak mati.

Dia menolak menjadi korban.

Di tengah jurang gelap ini, kehidupan barunya dimulai.

More Chapters