Malam kedua perang kembali datang.
Radar mendeteksi pesawat musuh.
Operator segera memberi peringatan.
Lampu di ruang komando berubah merah.
Para tentara bersiap di pos mereka.
Rudal pertahanan diposisikan.
Arman berdiri di depan peta digital.
Ia mempelajari setiap titik serangan.
Suara jet tempur terdengar semakin dekat.
Ledakan kembali mengguncang kota.
Namun kali ini pertahanan sudah siap.
Sistem rudal diaktifkan.
Cahaya putih meluncur ke langit.
Beberapa pesawat musuh terpaksa mundur.
Operator bersorak kecil.
Arman tetap tenang.
Ia tahu ini baru permulaan.
Perang besar masih panjang.
Namun keberanian mulai terlihat.
Dan negara itu masih berdiri.
