"Hei, Biscuit, mari kita akhiri permainan ini dan kembali ke dojo."
"Mengapa? Kita bebas untuk beberapa hari kedepan, kan? Mari bermain bersenang-senang saja." Melihat pria itu menangkap bola dan tidak berniat untuk melemparkannya lagi, Biscuit bertanya dengan heran.
"Memang, tapi bukankah lebih baik memanfaatkan waktu luang ini untuk meningkatkan progres pelatihanmu? Kamu ingin segera membuka Aura Nodes-mu, kan?"
"Kamu benar, mari segera kembali!" Hampir saja lupa, dia memang perlu segera berlatih! Bermain bersama dengan Ives memang asik, tapi di sisi lain dia ingin segera menggunakan Nen!
"Hei, jangan terlalu terburu-buru." Ditarik oleh gadis itu, dia hanya bisa tersenyum kecil sembari mempercepat langkah kakinya.
"Tidak ada waktu untuk disia-siakan, aku ingin segera mengaktifkannya sebelum pak tua itu datang." Kata Biscuit dengan penuh semangat.
'Gadis ini...' Gumamnya.
Tanpa disadari April datang begitu cepat. Biscuit telah berlatih siang dan malam demi membangkitkan Nen-nya, dan hari ini adalah hari dimana dia akan menerima upah dari kerja kerasnya.
Bersama dengannya, mereka datang menemui Netero.
"Kita di sini." Kata Biscuit, menyapa Netero.
"Ulurkan tanganmu." Berdiri dari duduk bersilanya, Netero menghampiri gadis itu sambil membuat permintaan.
"Untuk apa..." Biscuit menarik tangannya sambil menatap pak tua itu dengan ekspresi curiga. Pak tua ini cukup mesum, dan dia tahu ini.
"Ayolah, kamu bilang kamu ingin membangkitkan Nen-mu." Netero membuka mulutnya sambil membuat ekspresi disalahapami.
"Baiklah, tapi awas, jika mencoba macam-macam, aku akan memukulmu." Biscuit mengancam. Hubungan antara guru dan murid mereka memang agak aneh. Umumnya Murid harus hormat kepada guru, kan? Tapi tidak disini, dan Netero sendiri tidak keberatan. Anda sendiri tahu bahwa Netero adalah orang dengan kepribadian yang cukup aneh.
"Hohoho, tentu, tentu. Mari kita lihat." Netero terkekeh lalu menjabat tangan Biscuit. Setelah dua detik dia mengangguk dan melepaskannya.
"Sekarang menghadaplah ke belakang. Progressmu telah mencapai tahap yang cukup. Aku akan menstimulasi Auramu dan semoga saja hal ini cukup untuk membukanya."
"Akhirnya! Oke, pak tua, aku siap, kapanpun." Biscuit berkata dengan riang. Akhirnya, ini adalah hari yang telah dia tunggu-tunggu!
Mengingat proses kebangkitan ini, Ives langsung bertanya, "Bukankah ini cukup beresiko?"
"Normalnya, ya, tapi karena Biscuit sudah berlatih pernapasan dan sangat dekat dengan kebangkitannya, dia dapat mengatasi stimulasi ini dengan mudah." Netero memberikan jaminannya.
"Jika kamu berkata begitu." Mendapat jawaban positif dari Netero, dia mengangguk. Kebangkitan alami atau tidak tidaklah masalah, dan Biscuit sendiri sudah berlatih cukup lama, jadi dia akan baik-baik saja. Berbeda jika yang dibangkitkan secara paksa adalah orang yang sama sekali tidak siap atau bahkan tidak tahu tentang Aura, maka hal itu akan berakibat fatal, yang berarti kematian mereka.
"Kamu akan merasakan sedikit kejutan, jadi bersiaplah. Ingat, setelah terbangun langsung tenangkan pikiran dan bayangkan Auramu mengambang dan terjaga." Netero mengingatkan.
"Baiklah, aku akan mencoba yang terbaik."
Saat itu juga, Boom! Sesuatu seperti gelombang kejut yang hangat menghantam Biscuit. Biscuit kaget, tapi dengan cepat mendapat ketenangannya kembali.
"Bagaimana perasaanmu, dan apa yang kamu lihat?" Netero mundur dua langkang. Dia menyilangkan tangannya sambil tersenyum puas. Kebangkitan berhasil.
"Apakah ini... Aura?" Mengangkat kedua tangannya, Biscuit memandang sesuatu seperti uap yang terpancar dari dalam tubuhnya dengan tatapan takjub. Seperti yang pernah dia rasakan sebelumnya, ini terasa hangat dan dia merasa telah diremajakan kembali, walaupun dirinya sendiri masih sangat muda.
"Ives, apa pendapatmu?" Netero menoleh ke muridnya yang lain sambil menyeringai.
"Eksplosif." Mendekat ke posisi Netero, Ives memandang kebangkitan Biscuit dengan penasaran dan takjub. "Kontrol Auramu, Biscuit. Auramu sudah mulai berkurang."
"Ah, benar." Bangun dari lamunannya, Biscuit segera berkonsentrasi dan membayangkan Aura tersebut mengambang di sekitar tubuhnya.
Access 40 extra chapters here: patréon.com/mizuki77
Use code: SUMMER for 50% Discount. Valid till July 26, 2026.
